BNN Temukan Kasus Makanan dan Minuman Anak-anak TK yang Terkontaminasi Narkoba

0

Liput.ID,- Badan Narkotika Nasional menemukan lima kasus makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh anak-anak TK telah dicampur atau terkontaminasi narkoba.

“Dari hasil penemuan dan juga laporan dari masyarakat, anak-anak TK terkontaminasi melalui makanan dan minuman dan ternyata mereka tidak perlu membayar,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Budi Waseso, di Denpasar, Kamis (12/1/2017).

Modusnya, sebut Buwas, ternyata warung-warung di sekitar sekolah TK tersebut dibiayai oleh sindikat jaringan narkoba untuk memberikan campuran pada berbagai makanan dan minuman yang dijual.

“Harapannya tentu agar anak-anak itu akan addict (kecanduan), begitu addict maka akan menjadi pangsa pasar berikutnya,” ucapnya di sela-sela acara pengukuhan relawan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) itu.

Menurut dia, sengaja anak-anak dijadikan ajang peredaran narkoba oleh sindikat narkoba karena mereka tahu bahwa para pengguna sekarang ini akan pupus untuk beberapa tahun ke depan.

Bahkan, di kalangan mereka menggunakan sandi regenerasi pasar.

Namun, dia enggan untuk merinci tempat-tempat ditemukan kasus anak TK tersebut agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Di Bali belum ditemukan, tetapi di beberapa daerah sudah, karena ada laporan dan kami dalami,” katanya sembari tidak menutup kemungkinan bisa terjadi di Bali karena hal tersebut merupakan komitmen para sindikat untuk mempertahankan pangsa pasar.

Di sisi lain, Buwas mengatakan peredaran uang dalam bisnis narkoba di Indonesia sangat besar.

Dari narkoba yang beredar, setidaknya dalam satu tahun belanja narkotika mencapai Rp 72 triliun.

Hal itu, menurut dia, jika dirata-ratakan dalam satu jaringan sindikat, uang yang berputar Rp 1 triliun.

Namun, berdasarkan penyelidikan terhadap salah satu jaringan, ada yang dalam waktu tiga bulan menghasilkan Rp 1,3 triliun.

Oleh karena itu, Budi Waseso mengajak semua pihak untuk bersatu menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.

“Jika bisa dilakukan secara menyeluruh di Indonesia, maka akan cepat Indonesia terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya. (kompas.com)



Source: Tribunnews

Baca Ini Juga

3 Kecamatan di Luwu Utara Ini Nihil Kasus Narkoba Sepanjang 2016 Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Ada tiga kecamatan di Luwu Utara yang tidak pernah masuk daerah p...
VIDEO: Mantan Pemain Timnas Makan Kalajengking dan Kecoa, Astaga, Begi... /* $ = jQuery.noConflict(); $(document).ready(function(){ $('.txt-article > iframe, .txt-article > * > iframe')....
Inilah 9 Polisi Surabaya yang Diganjar Reward Usai Ungkap Bandar 4,96 ... Liput.ID| SURABAYA - Sebanyak sembilan polisi Polrestabes Surabaya mendapat reward (penghargaan) dari Kapolda Jatim Irjen Pol Mahfud Arifin,...
Kurangi Asupan Kalori Tingkatkan Harapan Hidup hingga 18 Tahun Liput.ID- Mengurangi asupan kalori dari makanan dan minuman sehari-hari, bisa menambah harapan hidup hingga 18 tahun, ungkap studi baru. Par...

No comments